UPAYA PENINGKATAN PELAYANAN KESEHATAN MELALUI PENGENDALIAN DOKUMEN

PENINGKATAN SISTEM DAN PROSEDUR PENGELOLAAN DOKUMEN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS LABRUK KIDUL LUMAJANG

Tri Murni, Eka Agustiningtiyas

ABSTRAK

Sistem dan prosedur pengelolaan dokumen rekam medis merupakan sistem yang mengatur dan menjadi acuan pengelolaan DRM di puskesmas. Hasil pengamatan yang dilakukan tim PKM STIA Malang di puskesmas Labruk Kidul Lumajang menunjukkan bahwa di puskesmas Labruk Kidul Lumajang belum tersedia tracer untuk pelacakan dokumen rekam medis. Selain itu di puskesmas Labruk Kidul Lumajang juga belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas terkait pengelolaan dokumen rekam medisnya. Berdasarkan pada fakta tersebut, tim PKM melaksanakan berbagai kegiatan untuk mengatasi permasalahan muncul pada pengelolaan dokumen rekam medis di Puskesmas Labruk Kidul Lumajang. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 1 s/d 30 Maret 2019. Kegiatan pertama adalah perancangan desain tracer dan perumusan SOP. Kegiatan selanjutnya adalah pelatihan terkait praktik penggunaan tracer pada bagian rekam medis yang sesuai dengan SOP. Terakhir, tim PKM melaksanakan pendampingan dan pengawasan ketika petugas bagian rekam medis melakukan praktik penggunaan tracer dalam melayani pasien di Puskesmas. Berdasarkan hasil pendampingan dan pengawasan yang dilakukan, tim PKM melihat adanya peningkatan pelayanan kesehatan terutama pada penggunaan tracer oleh petugas bagian rekam medis berjalan lebih baik dari sebelumnya. Kata Kunci : SOP, Tracer, Rekam Medis, Puskesmas

ABSTRACT

Systems and procedures for managing medical records are systems that regulate and function as a reference for DRM management in public health centers. Observations made by the Malang STM PKM team at the Labruk Kidul Lumajang community health center showed that at the Labruk Kidul Lumajang community health center there were no trackers available to track medical records. In addition, the Labruk Kidul Lumajang community health center also does not have a clear Standard Operating Procedure (SOP) related to the management of medical record documents. Based on these facts, the PKM team carried out various activities to overcome the problems that emerged in managing medical record documents at the Labruk Kidul Lumajang community health center. This activity is carried out from 1 to 30 March 2019. The first activity is the design of the tracker design and the formulation of the SOP. The next activity is training related to the practice of using a tracker in the medical record section in accordance with the SOP. Finally, the PKM team provided assistance and supervision when medical records officers practiced the use of trackers in serving patients in community health centers. Based on the results of assistance and supervision carried out, the PKM team saw an increase in health services, especially in the use of trackers by medical record officers who were running better than before. Keywords: SOP, Tracer, Medical Record, Puskesmas

PENINGKATAN SISTEM DAN PROSEDUR PENGELOLAAN DOKUMEN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS LABRUK KIDUL LUMAJANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *